Monday, April 23, 2012

Daun Jambu Biji Mengandung Antibakteri

Banyak tanaman obat yang dapat kita dapatkan dengan mudah disekitar rumah.  Hanya saja kadang-kadang banyak yang tidak tahu manfaat dan khasiat tanaman-tanaman itu.

Indonesia kaya sumber daya alam.  Baik rempah maupun buah-buahan.  Tak hanya buah, tapi daun daari buah itu sendiri kadang-kadang berkhasiat obat.

Contohnya, daun jambu biji.  Daun jambu biji ternyata memiliki khasiat tersendiri bagi tubuh kita.  Entah untuk kesehatan maupun untuk obat penyakt tertentu.  Walaupun yang terkenal buahnya, namun tak ada salahnya daun dari jambu ini dapat kita manfaatkan sebagai obat.

Teraphis herbal, Peter Gabriel (Abdul kadir Djaelani) kepada FAJAR beberapa waktu lalu mengatakan, daun jambu biji memiliki khasiat tersendiri bagi kesehatan tubuh kita.  Sebagai herbalis, Peter mengatakan, daun jambu biji bisa mengobati penyakit disentri dan muntaber.

“Daun jambu biji ini baik untuk kesehatan.  Daunnya terkenal mengatasi diare atau disentri.  Selain daunnya, buahnya ini punya khasiat khusus juga untuk meringankan beragam penyakit,” kata Peter.

Dalam penelitian yang telah dilakukan ternyata daun jambu biji memiliki kandungan yang banyak bermanfaat bagi tubuh kita, diantaranya, antiinflamasi, antimutagenik, antimikroba, dan analgesik.

“Daun jambu biji juga mengandung zat anti bakteri sehingga bisa mencegah pertumbuhan bakteri saat terkena disentri,’ kata dia.

Tidak hanya itu, beberapa senyawa kimia juga terkandung dalam daun jambu biji, seperti polifenol, karoten, flavonoid, dan tannin, seperti yang dikuti dari rasyid.corner.blogspot.com.  Dengan begitu, banyaknya kandungan yang terdapat dalam daun jambu biji tersebut, diperkirakan memiliki antioksidan yang erat kasiatnya dalam mengobati pelbagai penyakit.

Lebih lanjut Peter menjelaskan tentang khasiat daun jambu biji sebagai antioksidan.  Menurut dia, daun jambu biji lokal lebih banyak mengandung antioksidan. (*)

Sumber : Harian Fajar, halaman Kesehatan.  Terbitan 21 April 2012.

Sunday, April 22, 2012

Jus jambu Merah Tingkatkan Trombosit

Jus jambu merah sangat bermanfaat untuk meningkatkan trombosit.  Jadi, tidak sekedar menghilangkan dahaga atau menjadi minuman penyegar.

Boleh dikatakan bahwa masyarakat modern sudah menjadikan tradisi sebagai minuman istimewa bagi mereka yang terserang DBD.  Pasalnya selama ini pengobatan DBD masih bersifat suportif, yaitu mengatasi kehilangan cairan plasma akibat peningkatan permeabilitas pembuluh darah kapiler.  

“Memang, tidak ada vaksin atau pengobatan apapun untuk menghindarkan seseorang secara pasti dari DBD.  Kondisi tubuhlah yang harus diperbaiki agar tetap fit dan terhindar dari serangan DBD, “kata Abd Qadir Jaelani.

Mengenai khasiat jus jambu biji merah, praktis herbal ini tidak melihat korelasi secara langsung.  “Beberapa referensi menunjukkan bahwa trombosit yang menurun pada hari keenam serangan DBD memang akan menurungkan trombosit.  Itu tidak dapat dinaikkan dengan menggunakan jus jambu biji merah.  Jus jambu biji ini memang banyak mengandung vitamin C seperti buah lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Menurut Abd. Qadir Jaelani, penderita yang kekebalannya sedang menurun (yang kadang-kadang ditandai turunnya level trombosit) akan terbantu lebih cepat pulis.  Anak yang sedang pulih trombosit akan meningkat dengan sendirinya.

“jadi, tidak ada kaitan langsung anatara jambu biji merah dan trombosit.”  Makin berkembang dunia medis, saat ini para pakar meneliti kandanungan dari daun jambu biji memberikan khasiat yang lebih mujarab.  (ulf/bas)

Sumber : Harian Fajar, halaman Kesehatan.  Terbitan 21 April 2012.

Daun Jambu Biji, Meredakan Beberapa Penyakit

Cara penggunaan daun jambu biji untuk meredakan beberapa penyakit, dapat dijelaskan, sebagai berikut :
  1. Penyakit Diare, daun jambu biji segar seberat 30 gram ditambah segenggam tepung beras dan air 1-2 gelas direbus, minum airnya 2 kali sehari.  Cara lainnya kunyah 3 lembar daun jambu biji muda yang segar dengan sedikit garam, lalu ditelan, lakukan 2 kali sehari.
  2. Penyakit Sariawan.  Rebus 1 genggam dau jambu biji segar ditambah 1 jari kulit batangnya dengan 1 liter air, saring dan minum air rebusan ini 2 kali sehari
  3. Penyakit Luka berdarah atau borok disekitar tulang.  Lumatkan daun jambu segar, tempelkan lumatan daun ini di tempat yang sakit, lakukan beberapa kali sehari.
  4. Penyakit Kencing Manis.  Ambil 1 buah jambu biji yang masih mengkal dan dipotong-potong, kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga tinggal 1 gelas, saring terlebih dulu sebelum diminum 2 kali sehari.
  5. Penyakit Ambeien.  Ambil beberapa lembar daun jambu batu mudah atau pucuknya ditambah sebuah pisang batu, cuci bersih kedua bahan tersebut, pisang batu tak perlu dikupas dan tumbuk keduanya, air perasannya ditampung lalu diminum.  Lakukan setiap hari secara teratur, walaupun rasa sakit sudah hilang tetap minum air tersebut supaya benar-benar sembuh.
  6. Penyakit Kembung pada Anak-anak.  Petik 3 lembar daun jambu biji yang masih muda dan segar, rebus dengan 2 cangkir air bersama ½ jari kulit batang pulosari dan 5 butir adas, rebus hingga tinggal 1 cangkir, sebelum diminum sebaiknya air disaring.  Anak berumur 3 tahun dapat diberi cairan ini sehari 3 kali, sebanyak 2 sendok makan, anak yang lebih tua diberi 1 cangkir. (ulf/bas)
Sumber : Harian Fajar, halaman Kesehatan.  Terbitan 21 April 2012.